Bapak Emang Diciduk Karena Cabuli Anak 11 Tahun
Paur Subbag Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaludin.
Adm.RedaksiBKA
13 May 2022 08:27 WIT

Bapak Emang Diciduk Karena Cabuli Anak 11 Tahun

BERITAKOTAAMBON.ID - Bejat, itulah kata yang dapat ditautkan bagi Muhammad Abdullah alias Bapak Emang, warga Kabupaten Buru Selatan.

Pria 33 tahun itu dengan tega mencabuli anak 11 tahun yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar. Bukan sekali, tapi dilakukan berulang kali. Terhitung sebanyak tujuh kali.

Akibat perbuatannya, Bapak Emang diringkus Polsek Kepala Madang, Polres Pulau Buru, di Desa Sekat, 11 Mei kemarin.

Paur Subbag Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaludin, mengatakan, penangkapan tersebut dillakukan berdasarkan laporan polisi yang disampaikan pihak keluarga korban, pada 4 Mei lalu.

Penangkapan tersebut, lanjutnya, dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan, penyelidikan hingga penyidikan.  

"Korban masih berusia 11 tahun dan duduk dibangku SD. Atas laporan keluarga, penyidik melakukan penyelidikan dan naik penyidikan. Sehingga pada Rabu, 11 Mei 2022, penyidik Polsek Kepala Madan telah melakukan penangkapan terhadap tersangka. Tersangka ditahan sehubungan dengan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur ," ungkap dia Kamis (12/5).

Terhadap perbuatannya, Aipda Djamaludin mengungkapkan, tersangka terancam hukuman berat, karena dinyatakan bersalah melanggar pasal 82 ayat 1 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.

Dia menjelaskan, kejadian tindak pidana bejat yang dilakukan tersangka terhadap korban sekitar tujuh kali pada lokasi yang berbeda-beda. Dimulai pada Maret 2022.

Kini tersangka sudah dilakukan penahanan selama 20 hari di rutan Polres Buru, terhitung dari 11 Mei 2022 sampai dengan 30 Mei 2022.

“Tersangka kini sudah ditahan selama 20 hari ke depan, penahanan dilakukan untuk mempercepat pelimpahan berkas perkara ini ke JPU Kejari Buru untuk kepentingan sidang," jelasnya. (SAD)

Dapatkan sekarang

Berita Kota Ambon, Ringan dan cepat
4 Disukai