Pemprov Dukung Biaya Embarkasi Haji Makasar
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku, A.H Muhammad.
Adm.RedaksiBKA
13 May 2022 11:05 WIT

Pemprov Dukung Biaya Embarkasi Haji Makasar

BERITAKOTAAMBON.ID - Pemerintah Provinsi (pemprov) Maluku kembali akan mendukung Jamaah Calon Haji pada pelaksanaan ibadah haji 2022 ini.

Tahun ini, Pemprov Maluku akan membantu biaya embarkasi JCH Maluku pada embarkasi Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Memang besaran subsidi yang akan diberikan kepada masing-masing JCH belum ditentukan Pemprov Maluku. Namun hal tersebut sudah pasti. Tinggal mendapat persetujuan dari DPRD Provinsi Maluku saja.

"Subsidi tetap ada, tapi setelah ada pengusulan biaya embarkasi haji dari Kementerian Agama (Kemenag) Maluku. Jadi kita belum bisa menjelaskan besaran subsidi dari pemerintah, apalagi masih ada dua bulan dan JCH juga masih sementara berproses," ungkap Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku, A.H Muhammad, Kamis(11/5).

Selain itu, katanya, Kanwil Kemenag Maluku juga belum menyampaikan data pasti JCH Maluku, terkait jumlah yang akan berangkat. Karena ditakutkan ada yang batal berangkat, dengan berbagai alasan. 

Tapi sekali lagi, Muhammad menegaskan, kalau Pemprov Maluku bakal menyubsidi biaya embarkasi Makassar. Jumalahnya akan dipastikan setelah dilakukan rapat bersama antara Pemprov Maluku, DPRD Maluku dan Kanwil Kemenag Maluku, terkait usulan biaya embarkasi haji Makasar.

"Subsidi estimasinya bisa lebih besar atau turun, dari biaya sebelumnya. Semuanya tergantung kebutuhan dan semua harus ada rekomendasi dari DPRD," ucapnya.

Terkait usulan biaya embarkasi di Makassar, katanya, baru akan diajukan ke DPRD, setelah Pemprov Maluku menerima laporan kesiapan resmi dari Kemenag Maluk, untuk dilakukan verifikasi terhadap kebutuhan-kebutuhan selama JCH Maluku berada di embarkasi Makasar dan kembali Maluku. Apalagi saat ini proses pelayanan ibadah haji di Maluku sudah masuk pra embarkasi haji antara.

"Embarkasi haji antara memang saat ini belum menjadi point keharusan. Tapi selama ini, di Undang-Undang haji itu, diharapkan pemda memberikan suatu keharusan dan tanggungjawab dari pemerintah. Tapi memang Maluku sudah masuk dalam persiapan menuju embarkasi haji antara. Namun untuk saat ini, kemungkinan jamaah masih nginap di Makasar, sebelum menuju Jedah," pungkasnya. (RHM)

Dapatkan sekarang

Berita Kota Ambon, Ringan dan cepat
4 Disukai