Sengketa Kursi Gerindra Tunggu Putusan MA
ilustrasi
Berita Kota Ambon
07 Mar 2022 09:58 WIT

Sengketa Kursi Gerindra Tunggu Putusan MA

BERITAKOTAAMBON.ID - Hingga pertengahan periode 2019-2024, satu kursi DPRD Maluku untuk Partai Gerindra masih tetap kosong akibat konflik internal. 

Sengketa lahan politik di DPRD Maluku antar Roby Gaspersz dengan Johan Lewerissa, masih bergulir diranah hukum. 

Hal tersebut membuat KPUD Maluku belum dapat mengambil keputusan, siapa wakil Partai Gerindra dapil Kota Ambon yang akan dilantik sebagai anggota DPRD Maluku. 

Pada rapat koordinasi antara Komisi I DPRD bersana Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maluku, akhir pekan kemarin, disepakati kalau akan menunggu hasil keputusan Mahkamah Agung (MA). 

Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra, mengungkapkan, rapat koordinasi itu digelar untuk menyikapi surat masuk yang disampaikan Roby Gaspersz. 

"Rapat ini, menyikapi surat masuk pak Gaspersz. Sehingga kami meresponinya, karena kewenangan ada di KPU Maluku. Jadi KPU tetap berpatokan pada mekanisme yang berlaku," kata Rumra. 

Memang, akuinya, telah ada putusan kasasi di MA. Namun Gaspersz melakukan upaya hukum Peninjauan Kembali.

Karena itu, Komisi I menyerahkan semua keputusan kepada KPU. Sehingga apapun langkah yang diambil KPU, akan menjadi konsekwensinya sebagai lembaga penyelenggara Pemilu.

"Kita tahu persis, putusan kasasi dari MA. KPU Maluku juga sudah berkoordinasi dengan KPU Pusat dan hasilnya nanti seperti apa, kita tunggu. Namun kami ingatkan untuk tidak gegabah dan tetap mengikuti mekanisme dengan baik,  agar apa yang menjadi putusan tidak merugikan semua pihak," ingatnya.

Diketahui, Roby Gaspersz batal dilantik sebagai anggota DPRD Maluku periode 2019-2024, setelah namanya tidak tercantun dalam Surat Keputusan Mendagri terkait nama-nama anggota DPRD Maluku dalam proses pengambilan sumpah anggota dewan terpilih. (RHM)

Dapatkan sekarang

Berita Kota Ambon, Ringan dan cepat
20 Disukai
Wanurti
23 hari
Lihat Juga